Opini Publik

Pemangkasan TKD: Pusat Irit, Daerah Terjepit

Oleh : Saring Suhendro RM.id  Rakyat Merdeka – Pemerintah Pusat kini sedang menekan rem anggaran. Di balik istilah manis “efisiensi belanja negara”, tersembunyi satu kenyataan pahit: Transfer ke Daerah (TKD) dipangkas cukup dalam. Kementerian Keuangan melalui Instruksi Presiden (Inpres) No.1 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.29 Tahun 2025 menegaskan arah baru kebijakan fiskal: Pusat berhemat, Daerah menyesuaikan diri. Mengacu Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2020-2024 dan RAPBN 2025, pagu awal TKD ditetapkan sebesar Rp 919,9 triliun. Namun realisasinya, diperkirakan hanya […]

Pemangkasan TKD: Pusat Irit, Daerah Terjepit Read More »

Rp200 Triliun untuk Bank, Rakyat Dapat Apa?

Open briefcase filled with stacks of hundred dollar bills on a glass table, representing wealth.

Oleh : Saring Suhendro Di pasar tradisional, saya sering mendengar keluhan pedagang kecil. “Pinjaman modal itu susah, Pak. Proposal sudah bikin dan jaminan ada tapi ditolak juga.” Ucapan sederhana itu langsung terngiang di kepala ketika pemerintah mengumumkan kebijakan baru yaitu Rp200 triliun uang negara dipindahkan dari Bank Indonesia ke lima bank pelat merah. Jumlah yang

Rp200 Triliun untuk Bank, Rakyat Dapat Apa? Read More »

Badai Pemangkasan Transfer: Mampukah Daerah Berdiri di Kaki Sendiri?

Oleh: Saring Suhendro Otonomi mestinya memberi kemandirian, bukan menjerat lagi dalam ketergantungan. Bayangkan sebuah jalan provinsi/kabupaten/desa di daerah Anda yang masih berlubang, puskesmas kekurangan obat, dan guru honorer menunggu gaji. Kebutuhan dasar itu selama ini bergantung pada dana transfer dari pusat. Kini, harapan tersebut kian mengecil. Data Kementerian Keuangan dalam RAPBN 2026 menunjukkan bahwa alokasi

Badai Pemangkasan Transfer: Mampukah Daerah Berdiri di Kaki Sendiri? Read More »

Belanja Pegawai Daerah: Dari 43,86% Menuju 30%, Mungkinkah?

Oleh: Saring Suhendro “Belanja pegawai memang hak, tetapi belanja publik adalah masa depan” Pernahkah kita bertanya, mengapa APBD daerah terkuras habis untuk gaji birokrasi, sementara jalan rusak, sekolah bocor, atau puskesmas kekurangan fasilitas? Pertanyaan sederhana ini sesungguhnya membuka inti masalah fiskal kita. UU No. 1 Tahun 2022 dan PP No. 1 Tahun 2024 memberi batas

Belanja Pegawai Daerah: Dari 43,86% Menuju 30%, Mungkinkah? Read More »

BUMD dan Janji yang Tak Kunjung Tumbuh

Oleh: Saring Suhendro “Membangun itu mudah, yang sulit adalah merawat dan memastikan ia tumbuh sesuai tujuan.” Dalam beberapa tahun terakhir, semangat membangun ekonomi daerah lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kembali mencuat di Lampung. Pemerintah provinsi bahkan telah mengesahkan Peraturan Daerah tentang pembentukan lima BUMD baru, untuk sektor strategis seperti pertanian, pariwisata, energi, transportasi, dan

BUMD dan Janji yang Tak Kunjung Tumbuh Read More »

Koperasi Merah Putih: Agar tidak mengejar kuantitas semata ketimbang pemberdayaan desa

Oleh: Saring Suhendro Pemerintah Indonesia menargetkan pembentukan 80.000 koperasi desa baru melalui program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Nantinya, setiap desa dan kelurahan diarahkan membentuk satu koperasi dengan dukungan dana hingga Rp5 miliar. Program ini dimaksudkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat dari bawah dan akan diluncurkan pada Juli 2025 mendatang.

Koperasi Merah Putih: Agar tidak mengejar kuantitas semata ketimbang pemberdayaan desa Read More »

Pemutihan Pajak Kendaraan, Efek Kejut atau Solusi Berkelanjutan?

Oleh: Saring Suhendro Pemprov Lampung kembali meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang berlaku dari 1 Mei hingga 31 Juli 2025, melalui Keputusan Gubernur Lampung No. G/291/VI.03/HK/2025. Kebijakan ini merupakan respon terhadap membengkaknya tunggakan pajak kendaraan yang telah menjadi persoalan fiskal menahun di daerah. Di Lampung, tercatat sekitar 4 juta unit kendaraan menunggak pajak,

Pemutihan Pajak Kendaraan, Efek Kejut atau Solusi Berkelanjutan? Read More »

Korupsi Dana Desa: Ironi dari Pinggiran Negeri

Oleh: Saring Suhendro Setiap tahun, anggaran dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat terus meningkat. Namun, seiring dengan besarnya dana yang dikelola di tingkat desa, tren kasus korupsi terus meningkat secara tajam dari tahun ke tahun. Data Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan bahwa tahun 2023, pemerintahan desa mencatatkan 187 kasus korupsi, menjadikannya sebagai entitas dengan jumlah

Korupsi Dana Desa: Ironi dari Pinggiran Negeri Read More »

Mendorong Evaluasi Substantif LKPJ Kepala Daerah

Oleh: Saring Suhendro Lampung Post. Setiap tahun, kepala daerah (gubernur/bupati/walikota) wajib menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD 3 (tiga) bulan setelah tanguh anggaran berakhir sebagai bentuk transparansi atas kinerja pemerintahan dalam satu tahun anggaran. Sayangnya, selama ini laporan tersebut cenderung hanya menjadi formalitas tanpa evaluasi yang mendalam dan kritis. Padahal, momen penyampaian LKPJ seharusnya

Mendorong Evaluasi Substantif LKPJ Kepala Daerah Read More »

Keuangan Daerah dalam Tekanan: Efisiensi atau Jalan Menuju Krisis?

Oleh: Saring Suhendro KEUANGAN daerah di banyak wilayah Indonesia tengah menghadapi tekanan berat. Defisit riil (kekurangan kas sebenarnya setelah memperhitungkan semua kewajiban) yang terus membengkak. Hal itu memaksa pemerintah daerah (pemda) mengambil keputusan sulit yaitu melakukan efisiensi atau berisiko menghadapi krisis fiskal yang lebih dalam. Namun, di tengah semangat efisiensi, muncul pertanyaan mendasar: apakah efisiensi ini benar-benar menyehatkan

Keuangan Daerah dalam Tekanan: Efisiensi atau Jalan Menuju Krisis? Read More »